Pencegahan dan Penanganan 20 Penyakit Pernapasan

Buletinsehat.com – 20 Penyakit Pernafasan adalah beberapa gangguan atau kelainan pada sistem pernafasan manusia yang mempengaruhi fungsi organ pernafasan atau sistem pernafasan itu sendiri. Sistem pernafasan adalah organ terpenting bagi manusia. Bayangkan, jika seorang manusia tidak bernafas beberapa menit saja maka hal terburuk bisa terjadi. Mengetahui berbagai penyakit yang dapat menyerang sistem pernafasan sangat penting agar kita terhindar dari penyakit yang membahayakan kesehatan ini.

Macam Macam Penyakit Pernafasan Pada Manusia

Macam Macam Penyakit Pernafasan Pada Manusia

1. Influenza (Flu)

Penyakit yang disebabkan Virus Influenza dengan gejala demam, bersin-bersin, tenggorokan gatal, pilek, dan hidung tersumbat. Lama sakit 2-7 hari dan biasanya sembuh sendiri dengan istirahat cukup dan konsumsi vitamin C dosis tinggi.

2. TBC

Penyakit yang disebabkan Kuman Tuberkolosis dengan gejala sesak nafas, batuk berdahak 3 minggu/lebih, demam siang dan sore selama satu bulan, sering berkeringat saat malam. Kuman TBC dapat merusak jaringan paru dan menyebar ke seluruh tubuh.

3. Asma

Gangguan penyumbatan saluran pernafasan sehingga udara sulit masuk ke paru-paru. Penyebab utamanya adalah alergi (udara dingin, debu, serbuk sari, bulu binatang, dll) dengan gejala mengi atau bengek, nyeri dada, nafas pendek atau tersengal, batuk-batuk.

4. Faringitis

Radang pada Faring karena infeksi bakteri/virus sehingga tenggorokan terasa sakit saat menelan makanan dan terasa kering. Penyakit ini umumnya disebabkan terlalu banyak merokok.

5. Pneumonia

Peradangan dimana paru-paru dipenuhi cairan, nanah dan lendir sehingga oksigen sulit berdifusi mencapai darah sehingga penderita mengalami kesulitan bernafas, sakit dada, demam, dan batuk.

6. Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)

1 dari 20 Penyakit Pernafasan yang paling banyak diderita manusia karena perubahan suhu pada masa pancaroba dan penurunan kekebalan tubuh. Penyakit yang menyerang sistem pernafasan bagian atas ini (tenggorokan, laring/tekak, hidung) disertai gejala berupa demam tinggi hingga 390C, tenggorokan merah, bercak merah di kulit, pernafasan berbunyi mendecit.

7. Sinusitis

Penyakit peradangan pada bagian atas rongga hidung atau sinus paranasalis karena infeksi virus/bakteri, kecanduan rokok, stres, flu, menurunnya kekebalan tubuh. Gejalanya sering bersin, ingus kental berwarna putih/kekuningan, sakit kepala.

8. Rintis

Radang pada rongga hidung yang meningkatkan produksi lendir karena alergi debu, serbuk sari, perubahan cuaca, dan virus influenza dengan gejala hidung bengkak, bersin-bersin, dan hidung berair dan tersumbat.

9. Laringitis

Peradangan pada Laring sehingga suara penderita serat atau hilang yang disebabkan terlalu banyak merokok, terlalu banyak konsumsi alkohol, atau infeksi bakteri.

10. Tonsilitis

Peradangan pada Tonsil (Amandel) akibat infeksi virus atau bakteri yang menyebabkan tenggorokan terasa sakit, kesulitan bernafas, demam, mual, dan muntah.

11. Asfiksi

Gangguan pengangkutan oksigen ke paru-paru karena paru-paru terisi cairan sehingga akan menyebabkan kejang, hilang kesadaran, denyut jantung melambat hingga berhenti.

12. Hipoksia

Gangguan pernafasan yang terjadi karena tubuh kekurangan oksigen akibat perbedaan ketinggian suatu lokasi yang dapat menyebabkan kematian sel, menurunkan kapasitas kerja otot, hingga koma.

13. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

Penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan virus Corona dengan gejala batuk, panas tinggi, muntah, dan pusing. Penderita harus dikarantina agar tidak menular dan penanganan yang terlambat dapat mengakibatkan kematian.

14. Bronkitis

Peradangan pada selaput lendir dari saluran bronkial yang terjadi karena infeksi virus/bakteri dan reaksi alergi dengan gejala mengi, flu berkepanjangan, sesak nafas, batuk berdahak.

15. Asbestosis

Penyakit pernafasan yang disebabkan karena menghirup serat-serat asbes dalam waktu lama yang kemudian mengendap di dalam paru dan merusak paru karena membentuk jaringan parut.

16. Polip Hidung

Polip terjadi karena pembengkakan akibat penimbunan cairan dan biasanya tumbuh di sekitar lubang sinus pada rongga hidung yang menyebabkan penyumbatan hidung dan penurunan fungsi indera perasa dan penciuman.

17. Emfisema

Pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya kemasukan udara dengan gejala kesulitan bernafas, batuk kronis, kelelahan kronis, dan penurunan berat badan drastis.

18. Pleuritis

Radang pada Pleura (selaput paru-paru) dengan gejala sesak nafas, nyeri dada hebat seperti ditikam, dan sesak nafas.

19. Difteri

Penyakit saluran pernafasan bagian atas karena infeksi kuman Difteri dengan gejala bengkak pada leher, demam tinggi hingga 390C, pusing, nyeri saat menelan, nyeri otot, sulit bernafas.

20. Kanker Paru-Paru

Penyakit yang paling berbahaya dimana sel-sel kanker pada paru tumbuh tidak terkendali dengan gejala batuk berdarah, kelelahan kronis, batuk hebat, pembengkakan di wajah/leher. Kanker Paru-Paru mengakibatkan kerusakan paru dan dapat menyerang organ tubuh lain.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Pernafasan

Sebagian besar penyakit pernafasan disebabkan kebiasaan buruk dan gaya hidup tidak sehat. Kebiasaan buruk menjadi penyebab utama penyakit pernafasan adalah merokok. Bayangkan, dalam sebatang rokok terdapat 4000 jenis bahan kimia (kadmium, fenol, benzopiren, nikotin, tar, amoniak, hidrogen sianida, karbondioksida, karbonmonoksida, dan lainnya) dan 40 jenis diantaranya bersifat karsinogenik (dapat menjadi pemicu kanker). Setiap kali merokok, seseorang membahayakan dirinya dan membahayakan orang lain di sekitarnya karena dalam aktivitas merokok, seorang perokok mengeluarkan asap utama yaitu asap yang langsung dihirup oleh perokok aktif dan asap sampingan yang dihirup oleh perokok pasif. Kebiasaan merokok dalam jangka panjang akan menyebabkan perubahan fungsi dan jaringan paru-paru sehingga memicu timbulnya penyakit seperti asma, bronkitis kronis, pembengkakan paru-paru, obstruksi paru menahun, dan diklaim sebagai penyebab utama Kanker Paru-Paru. Selain itu, gangguan pada saluran pernafasan juga diakibatkan gaya hidup tidak sehat seperti kurang tidur atau sering bergadang dan terpapar udara malam yang dingin. baca juga obat penyakit tbc

Pencegahan Penyakit Pernafasan diantaranya:

1. Hentikan Kebiasaan Merokok; organ pernafasan hanya satu dan merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya dan tentu saja adalah tindakan bodoh merusak organ yang sangat penting tersebut.

2. Jika Anda tinggal atau bekerja di lingkungan yang membahayakan kesehatan, seperti pertambangan batubara atau kawasan industri maka lindungi diri Anda dengan menggunakan masker serta melakukan pemeriksaan foto dada secara rutin untuk deteksi dini penyakit pada stadium awal.

3. Pastikan Anda atau anak-anak Anda mendapatkan imunisasi atau vaksin DPT dan BCG. sElain divaksin saat bayi dan Balita, Anda bisa mengulang vaksinasi ini ketika dewasa.

4. Hindari kontak langsung dengan penderita Penyakit Pernafasan karena penyakit ini mudah menular melalui udara.

5. Perkuat sistem imun tubuh dengan makanan bergizi (tinggi Zinc, vitamin C, dan E), pola tidur yang teratur, menjaga kebersihan diri serta lingkungan, cuci tangan sebelum makan, dan rutin berolahraga.

6. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dan segera memeriksakan diri ke dokter bila terjadi salah satu dari 20 Penyakit Pernafasan.

Pengobatan Penyakit Pernafasan didasarkan pada penyebabnya jika penyebabnya adalah bakteri maka diberikan antibiotik dan bila penyebabnya adalah penyakit autoimun maka pengobatan dilakukan terhadap penyakit yang mendasarinya. Nyeri dada biasanya diredakan dengan memberikan obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan asetaminofen. Bila gangguan pernafasan menyebabkan kesulitan bernafas dapat diberikan Bronkodilator serta Ekspektoran/Antihistamin untuk meringankan batuk. Untuk mengurangi nyeri tenggorokan, dapat diberikan obat hisap, obat pereda nyeri (analgetik) atau berkumur dengan larutan garam hangat. Untuk gangguan yang berpusat di hidung, dapat diberikan obat semprot hidung yang mengandung kortikosteroid dan dekongestan hidung. Untuk mencegah komplikasi dapat diberikan Tablet Penicilin. Pada kondisi yang parah diperlukan tindakan operasi atau pembedahan, kemoterapi, dan transplantasi. baca juga jenis penyakit menular

20 Penyakit Pernafasan dapat dicegah dan dapat diatasi bila terdeteksi sejak dini. Bila Anda memiliki kebiasaan buruk yang merusak sistem pernafasan, sebaiknya hentikan sekarang juga! Jika Anda sudah mengalami salah satu dari penyakit pernafasan tersebut, jangan dibiarkan dan segeralah mendapatkan pengobatan agar kondisi Anda tidak semakin memburuk.

Jika anda ingin mengobati penyakit masalah pada paru paru kami menyarankan untuk melakukan pengobatan dengan alai yaitu menggunakan qnc jelly gamat untuk infonya silahkan klik disini

Tags:,penyakit pada sistem pernapasan dan cara pencegahannya,cara menghindari penyakit pernapasan,cara mencegah penyakit pernapasan,penyebab dan pencegahan pernapasan,Cara mencegah kelainan pernapasan