Perhitungan Masa Subur Wanita dan Puncak Masa Subur

Untuk mengetahui kapan masa subur wanita tiba, ada perhitungannya tersendiri. Perhitungan masa subur wanita ini sangat baik untuk dilakukan bagi wanita yang ingin segera memiliki keturunan atau juga tepat bagi wanita yang menunda memiliki momongan namun tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Perhitungan Masa Subur Wanita dan Puncak Masa Subur

Perhitungan Masa Subur Wanita dan Puncak Masa Subur

Bagi wanita yang ingin mendapatkan keturunan, melakukan hubungan suami istri sangat dimungkinkan untuk terjadinya kehamilan karena sel telur yang telah dilepaskan oleh indung telur telah matang dan siap untuk dibuahi. Lalu, apa lagi?

Perhitungan masa subur wanita dapat dilakukan dengan sistem siklus menstruasi. Biasanya wanita memiliki siklus menstruasi antara 28 sampai 35 hari. Namun ada juga yang memiliki siklus mentruasi 21 hari. Adapun lamanya menstruasi antara 3 sampai dengan 7 hari.

Perhitungan masa subur menstruasi ini ada dua cara, yaitu bagi wanita yang siklus menstruasinya teratur dan bagi wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur. Jadi sebelum melakukan perhitungan dengan siklus menstruasi ini, para wanita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana biasanya siklus menstruasinya.

Berikut kita akan bahas mengenai perhitungan masa subur wanita.

  • Masa Subur Biasa dan Puncak Masa Subur

Masa subur wanita ada dua jenis, yaitu masa subur biasa dan puncak masa subur. Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi yang teratur, puncak masa subur ini biasanya terjadi pada hari ketiga belas dan hari pertama menstruasi dihitung sebagai hari pertama. Sedangkan masa subur biasa terjadi pada 3 hari sebelum masa subur puncak dan tiga hari setelah masa subur puncak.

Sebagai contoh untuk mengetahui masa subur biasa dan masa subur puncak, jika wanita mengalami menstruasi pada tanggal 5, maka puncak masa subur terjadi pada tanggal 18 (rumusnya hari pertama menstruasi ditambah 13). baca juga cara pengobatan lemah syahwat

Adapaun masa subur biasa hari pertama terjadi pada tanggal 15 (rumusnya hari puncak subur dikurangi 3) dan masa subur hari terakhir terjadi pada tanggal 21 (rumusnya hari puncak subur ditambah 3).

Adapun perhitungan masa subur wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, maka kita harus melakukan pencatatan terlebih dahulu siklus menstruasi terpanjang dan siklus menstruasi terpendeknya yang diamati selama 6 bulan atau 6 siklus menstruasi.

Rumusnya untuk mengetahui masa subur pertama adalah siklus menstruasi terpendek dikurangi 18. Sedangkan untuk mengetahui hari terakhir masa subur rumusnya siklus terpanjang dikurangi 11.

Perhitungan masa subur wanita ini bermanfaat bagi pasangan suami istri yang ingin memiliki keturunan. Namun bukan berarti di luar masa subur, wanita tidak akan hamil. Hanya saja masa subur ini adalah waktu terbaik untuk terjadinya kehamilan. Semoga bermanfaat!

Post by http://www.buletinsehat.com